Universitas Negeri Malang memfasilitasi dan memberikan kesempatan kepada staf adiministrasi dan teknis untuk mengembangkan kompetensi mereka dengan mengikuti kegiatan-kegiatan pelatihan/ workshop, seminar, maupun lokakarya dan didorong untuk memperoleh sertifikat keahlian, sebagai contoh peningkatan pembinaan staf administrasi dan teknis yang telah memperoleh sertifikat keahlian agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan dilingkungan kerjanya. Contohnya 

Peningkatan kualifikasi tenaga kependidikan dilakukan dengan Sosialiasi e-Office, yang dilaksanakan pada tanggal 23 s.d 24 Desember 2016. (antara lain: Fitria Yulia Wilujeng, S.Pd., Nia Wndyaningrum, S.Pd,). Pelatihan perpustakaan digital yang dilaksanakan pada bulan November 2017. (antara lain: Su’udi, S.Pd., dan Prayudianto). 

Fasilitasi yang diberikan kepada para staf adalah: penyediaan unit komputer dan printer untuk menunjang kinerja tenaga pendidik; ruang kerja tenaga pendidik dalam satu ruangan untuk memudahkan komunikasi antar pegawai: c) penyediaan akses internet untuk memperlancar kinerja tenaga kependidikan; d) penyediaan alat komunikasi (telephone) yang berada di ruang laboratorium dan ruang ketua jurusan untuk memudahkan komunikasi dengan UPT atau pihak lain yang berkaitan; e) penyediaan alat tulis dan perlengkapan kantor yang cukup secara periodik; f) Dukungan pendanaan dan kesejahteraan tenaga pendidik diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di UM baik dari gaji, tunjangan, maupun dana kesehatan.

Pengembangan ketenagaan terdiri dari pengembangan formal,yaitu berupa tugas belajar atau studi lanjut bagi para dosen kejenjang S2 maupun S3, baik di dalam negeri maupun di luar negeri(mengacu pada Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 12 tahun 1961 tentang pemberian tugas belajar (penjelasan tambahan lembaran negara nomor 2278) dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI nomor 48 tahun 2009 tentang Pedoman Pemberian Tugas Belajar Bagi PNS di lingkungan Departemen Pendidikan. Sedangkan pengembangan ketenagaan yang bersifat non formal adalah berupa pelatihan, seminar, workshop, studi banding, pemagangan, maupun kursus keahlian dibidangnya masing-masing. Pengembangan karir dosen digunakan untuk memfasilitasi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi kebijakan, pendanaan, dan akses informasi. Untuk meningkatkan kompetensi dosen secara berkelanjutan dilakukan pembinaan terhadap dosen melalui aktivitas: (1) kerja tim (teamwork) melalui Kelompok Bidang Keahlian (KBK) dalam penyusunan Rencana Perkuliahan Semester (RPS) dan pemilihan bahan ajar, (2) Tim Mengajar, (3) pelaksanaan ujian skripsi, dan (4) seminar.

Salah satu kegiatan yang sudah dilakukan di Jurusan KSDP untuk menunjang kompetensi dosen dan tenaga kependidikan dalam bidang TIK yaitu berupa pelatihan operasional pelaksanaan kurikulum baru life based learning yang salah satu metode pembelajarannya menggunakan blended learning yang berbasis online dan offline. Pelatihan yang diperuntukkan bagi tenaga dosen dan tenaga kependidikan dilaksanakan di Batu, 5-6 Agustus 2018 tentang penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) sesuai dengan life based learning dan mengunggah RPS ke dalam sistem SIAKAD yang baru. Pelatihan lain yang serupa diselenggarakan di Prigren Pasuruan pada 12-14 November 2018 tentang TOT Pemanfaatan SIPEJAR. Kebijakan lain yang dilakukan pada tingkat prodi antara lain adalah peningkatan kemampuan dan keterampilan tenaga kependidikan melalui degree dan non degree training, pemberian kebebasan dalam penyampaian aspirasi untuk kemajuan institusi, pemberian peluang jenjang karir, pemberian insentif berupa uang lembur ketika ada kegiatan lembur di kampus.

 

Translate »
Butuh Bantuan? Chat Kami